Minggu, 19 Oktober 2008

Perubahan

Waktu terlalu cepat berjalan,keadaan juga terlalu cepat berubah,banyak hal-hal indah yang seketika menjadi menyedihkan dan sebaliknya tidak sedikit hal-hal menyedihkan yang malah berbalik menjadi kebahagiaan.Itulah hidup,dengan segala warna – warninya dan segala lika likunya dan dengan segala konsekwensinya,bukankah jarak antara bahagia dan sedih,benci dan sayang,marah dan tertawa itu hanyalah setipis kulit ari,bahkan lebih tipis dan bahkan mungkin tak berjarak.Seperti sebuah lingkaran,walau dalam geometri euklid disebutkan bahwa ia punya titik dan bidang dalam jarak tertentu,tapi sejatinya lingkaran adalah tak berbatas,hanya punya titik pusat dan titik itulah dimana kedua hal yang sangat kontras tadi dipertemukan.Hmmm…bagaimana bisa seorang tadinya benci tiba2 berubah sayang,atau marah lalu kemudian tertawa lagi dan sebaliknya dan sebaliknya,karena batas keduanya hampir tak ada.Gue jadi teringat sama cerita-cerita dimana orang – orang kaya begitu ketakutannya kehilangan harta mereka,lalu menjadi menjadi miskin,menyiratkan bahwa semakin kaya dirinya maka semakin dia menyadari bahwa begitu dekat dia dengan kemiskinan,Semakin sayang seseorang,semakin dekatlah juga sebenarnya dia pada kebencian(Cinta pada Tuhan adalah pengecualian tentunya).Dan itulah kebesaran Tuhan,dengan misteri-misterinya yang tak terpecahkan,hanya Dia yang tahu kapan waktunya akan diberikan.

Hari ini memang seperti hari-hari lain,dengan kegiatan yang persis sama juga dengan hari-hari kemarin(dan mungkin akan sama dengan hari-hari esok),tapi ada begitu banyak hal-hal yang berubah sebenarnya,saat gue mendengarkan radio,nonton tv atau membaca berita2 di Koran dan majalah, bagi gue dan bagi mereka-mereka yang mengalami perubahan2 itu,bagaimana mirisnya perasaan orang2 yang kehilangan keluarga mereka yang meninggal pada saat ngantri zakat,bagaimana kacaunya hati seorang pencuri motor yang akhirnya tertangkap polisi saat melancarkan aksinya,bagaimana sedihnya orang2 terdekat Gugun Gondrong saat melihat kondisinya yang sekarat……Hmm -dan bagaimana bingungnya gue digelayuti ribuan tanya saat ini karena orang yang gue sayang tiba2 berubah…..-,tapi itulah perubahan,karena bumi berputar,karena waktu berjalan !! jika disuruh memilih,gue akan memilih biarlah waktu tetap pada tempatnya biar kebahagiaan yang sama tetap bisa gue rasain,mungkin juga sama dengan apa yang diinginkan oleh keluarga korban antrian zakat,Pencuri motor yang ketangkep,juga orang-orang terdekatnya Gugun Gondrong,dan semua orang di dunia yang tidak lagi bahagia karena perubahan….

Tidak ada komentar: