Mungkin adalah perkara mudah untuk mempunyai hubungan lagi saat ini,seperti juga pada proses-proses sebelumnya yang selalu tampak lebih mudah,dan akhirnya mudah juga untuk berakhir,sekarang umur gue yang bicara,bahwa bukan saatnya lagi untuk bermain-main,bahwa sekaranglah saatnya untuk memikirkan hal yang paling serius dalam hidup “Menikah” wew..!!sebuah kata yang terlalu gampang untuk diucapkan,menikah memiliki sebuah tempat tertinggi dalam pencapaian hidup seorang laki-laki,seperti mempunyai singgasananya sendiri untuk bisa dimasuki dan diduduki oleh setiap pasangan berlawanan jenis dengan bertahtakan mas kawin dan beberapa baris kalimat akad.Sampai saat ini gue bahkan belum berani memikirkannya,masih terlalu banyak ketidak siapan dari dalam diri,dan yang terpenting sampai detik ini gue belum mempunyai seseorang yang bisa gue ajak untuk menduduki singgasana itu..untuk mengayuh biduk rumah tangga yang memang tak mudah nantinya sama gue karena gue memang bukan siapa-siapa dan bukanlah apa-apa,mungkin seseorang yang bisa memberi sepotong janji pasti,bahwa kelak gue akan menjadi suami yang baik buat istri gue kelak dan ayah yang baik buat anak-anak gue..
Akh Ivan…punya cewe aja belom koq malah mikirin nikah,hahahaha…iya juga yah!!
Itu Cuma sepenggal hayalan seorang jomblo doang koq,daripada menghayal yang jorok-jorok khan??Soalnya masih bete sama cuaca yang panasnya masih sama kaya kemaren-kemaren,keringat yang mengucur masih sama juga kaya kemaren dan jadi pengen mandi juga sama kaya kemaren…huffffff!!!!!
Gue ngerasa koq semakin lama keadaan semakin ga mau berpihak sama gue,semua angan dan cita-cita gue sepertinya ga berjalan dengan baik.Dulu sewaktu kecil,gue pengen bgt jadi seorang arsitek hebat sampai akhirnya waktu lulus SMP,gue memilih untuk masuk STM dan ingin mengambil jurusan bangunan karena gue menyadari kemampuan menggambar gue yang lebih baik dari teman-teman sebaya gue,tetapi seolah sudah digariskan,pada saat itu jurusan yang gue pengenin udah penuh dan STM satu-satunya di kota gue itu tinggal membuka siswa baru untuk jurusan Listrik,bidang yang ga pernah gue pahami sebelumnya,tapi mo gimana lagi,terpaksa dengan senang hati guepun masuk jurusan listrik,walau akhirnya bisa lulus dengan peringkat yang baik tapi gue ngerasa bahwa ilmu lsitrik bukanlah sesuatu yang gue sukain.Setelah lulus gue berangkat ke Jakarta dengan niat ingin merubah nasib,lalu bekerja di sebuah perusahaan jepang dan ditempatkan di bagian Electrical Part yang notabene semua pekerjaannya berkaitan dengan masalah listrik,sampai akhirnya gue memutuskan untuk kuliah di sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta,pada awal masuk,duit gue ga mencukupi dan dengan terpaksa gue minta tambahan dari Om gue,Alhamdulillah beliau mau membantu meminjamkan uang untuk biaya awal masuk kuliah,tapi dengan satu syarat,gue harus ngambil jurusan Teknik Elektro,nah!!makin lengkaplah kebencian gue sama sesuatu yang berbau “listrik” walo akhirnya tetap gue jalanin sambil berharap semoga bidang inilah yang kelak bisa membawa gue ke gerbang kesuksesan,bedanya kali ini gue akhirnya menyerah di semester 6,bukan karena otak gue ga mampu,gue bahkan bisa melalui setiap semester dengan IP ga kurang dari 3,00,kali ini kontrak kerja gue berakhir dan gue ga punya biaya lagi untuk ngelanjutin….hmmmm,entah kenapa gue ga menyesal sama sekali,gue berpikir bahwa mungkin beginilah jalan hidup gue selain karena gue ga terlalu menyukai hal-hal yang berkaitan dengan listrik,tapi siapa sangka kalo akhirnya pekerjaan gue sekarang,gue dapetin adalah karena gue berhasil melalui tes yang isinya kelistrikan melulu,sebel juga sih,tapi seneng juga..hmmm hidup emang misteri yah..!!!
Dulu…gue juga pernah bercita-cita untuk bisa menikah di usia muda,setidaknya di usia 25 tahun gue sudah membina sebuah keluarga,26 tahun sudah punya anak,dengan pekerjaan yang menjanjikan dan hidup bahagia,tapi sesederhana cita-cita itukah yang terjadi dalam proses hidup gue??jawabannya tentu tidak,usia 27 tahun,masih jomblo pekerjaan yang lumayan walopun ga terlalu menjanjikan iutlah sedikit demografi yang bisa mendeskripsikan diri gue saat ini,setidaknya gue masih bisa bersyukur bahwa seberat apapun hidup gue dan walaupun banyak cita-cita gue yang belum kesampean tapi gue masih bisa diberi kesempatan untuk sedikit bisa membahagiakan orang tua bahwa sejauh ini gue ga pernah nyusahin mereka,bahwa gue bisa hidup mandiri dan bisa membantu mereka.
Terkadang gue memang merasa kesepian,apalagi setelah gue kehilangan orang yang gue sayang,perasaan hampa yang menggeliat saat sendiri,saat mengingatnya,,,Ah udahlah,biarkan dia gue simpan dalam ruang terindah dalam hati ini..
Seandainya waktu takkan pernah berlaluKan ku rengkuh perasaan inimenjalari waktu, merakit hati untuk segera matiHilang sudah, angan beserta rasa,ditelan waktu yang tak menentuHilang tak berarah, berlebur dengan asa
Menjinjing pagi yang heningMelepas malam yang pekatBerdesir hawa subuh, menyelinap masuk menusuk kulitkuAndai angin subuh tahu, dia akan tersenyum pahit,menghindari daun-daun hijau nan rapuh
(Bukan mo sok romantis sih…..tapi gue memang sedang sendiri,dan sendiri itu…….Sepi!!)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar