Selasa, 04 November 2008

Lebayyyyy...!!!

Secangkir kopi dengan rasa vanilla itu gue seruput perlahan,nikmatnya saat hujan begini makin terasa,plus sebatang A Mild yang sedari tadi sudah siap menunggu untuk dibakar ujungnya,makin melengkapi suasana pagi ini yang dingin,bahkan tanpa AC pun udaranya sudah cukup menusuk tulang.Gue mengamati asap yang mengepul keluar dari mulut gue,sesekali gue membentuknya menjadi sebuah huruf “S” eh salah ding,maksud gue huruf ‘O”,lebay bgt yak gue,hehehe….Udara dingin memang terkadang bisa membekukan otak gue(yang emang udah beku,wakakakak) dan menjadikan gue berpikir agak-agak ga beres,begitulah gue memulai pagi ini.Dengan iringan secangkir kopi rasa vanilla dan asap A Mild serta otak yang sedikit beku karena kedinginan.

Konon menurut orang-orang yang sudah menikah,udara dingin bisa meningkatkan keinginan untuk melakukan hubungan suami istri hingga berlipat-lipat kali(gue ga ngerti n ga pernah tau berapa kali lipat naiknya),dan kalau itu benar,menurut teori gue berarti jumlah manusia yang ada di atas bumi ini sebagian besar lahir diatas bulan Juni atau setelah bulan 6.Lho koq bisa???hehehe…mari gue jelaskan!.Menurut data dari Badan Meteorologi dan Geofisika,bahwa curah hujan itu biasanya mulai meningkat pada bulan bulan yang berakhiran”Ber”,kita mulai dari September,Oktober,November dan Desember.Nah berarti pada bulan-bulan tersebut produktivitas pembuatan calon manusia-manusia baru penghuni bumi ini juga meningkat,wong cuacanya dingin koq,apalagi yang berada di daerah yang bersalju,makin romantis lagi tuh,hehehehe…
Jika pada bulan-bulan tersebut pembuahannya berhasil,maka jika kita ambil bulan pertama yang berawalan “ber” tadi setiap pasangan melakukan indehoi,dan kemudian mengandung selama 9 bulan,itu berarti sang bayi pujaan hati akan lahir nanti di bulan Juni dan seterusnya,tentunya dengan perkiraan bayi itu ga lahir premature,wakakakak…..masuk akal ga teori gue???terserah deh mau percaya atau ga !!!

Itulah segelintir tentang apa yang terlintas dalam otak gue saat sedang menahan kedinginan,maklumlah,yang namanya otak beku kan ga bisa berpikir dengan baik,yang ada malah ngeres,untung aja gue lagi ga punya pacar jadinya ga kepikiran untuk melakukan hal-hal yang diinginkan,hehehe….
Alhasil gue Cuma bisa berimajinasi,membayangkan,seandainya saja gue punya pacar saat ini….Pasti sudah gue ajakin dia dengan mesra,membujuk lalu merayunya sambil membelai rambutnya dan berbisik ke telinga dia dengan perlahan …”Sayang…makan bakso di warungnya Pak Samin yuk….”

Lagi-lagi otak gue ga terkontrol,hujan gede gini gue nekat melintasi jalanan dan membiarkan diri gue kuyup demi semangkok bakso buatan Pak Samin,tapi sendirian,tidak bersama “Sang gadis dalam dunia imaji”.
Mau enak memang harus usaha dulu,dan mau bakso yang enak ya harus ujan-ujanan dulu,dan lagi-lagi Pak Samin menuai rejeki,laris manis…laris manis !!!.Selesai dengan acara Santap Bakso,gue kembali ke kantor dengan kondisi yang sudah dangat memprihatinkan(Lebaaayyyyy),Semua pakaian gue basah kuyup,dan Astaga..!!!handphone gue !!!.Secepat kilat gue mengeluarkan hp yang baru gue beli 2 minggu lalu itu dari kantong celana bagian depan dengan penuh harap cemas dan berharap-harap penuh cemas,harap di cemas-cemas juga cemas diharap-harap..
Alhamdulillah…..Nokia N78 gue masih bernafas.Gue raba detak jantungya make stetoskop,masih normal dan cukup stabil,gile aje gaji gue sebulan buat beli nih barang raib sia-sia hanya gara-gara semangkok bakso buatan Pak Samin,Enakan die donk…..!!!Yeee….siape juga yang nyuruh gue ujan-ujanan beli bakso yak???Rasain tuh dingin!!!.Ada sedikit penyesalan memang,buat apa juga gue harus seperti ini hanya demi memuaskan nafsu gue pada semangkok bakso plus tiga pangsit rebus itu…Ah,dasar dodol!!
Tiba –tiba ada bisikan-bisikan aneh dan misterius yang menyusup masuk ke dalam telinga gue,begitu memekakan dan membuat isi gendang telinga gue hamper pecah,makin lama suara itu makin keras dan keras.Hanya satu kalimat saja yang terdengar,dan itu adalah : “Makanya,jadi orang jangan lebay donkk!!”.Ckakakak

Senin, 03 November 2008

What a beautiful life

Diluar hujan.Suara gemuruh yang begitu gaduh membuat gue terjaga dari tidur.Syukurlah,gue tak tertidur terlalu lama,ini kan jam kerja.
Setelah kelelahan menghabiskan hari libur dengan teman-teman gue sejak hari sabtu kemarin,badan gue terasa remuk,hampir tak ada tenaga yang tersisa.Gue emang kurang tidur.

Mirip orang yang tak punya tempat tinggal,gue berpindah-pindah dari rumah teman gue yang satu ke rumah teman gue yang lain.Nongkrong,keliling Jakarta,karaoke,maen PS3,Clubbin,mabok..Upzz,dikit doank sih!!yang akhirnya bikin gue kelihatan kuyu dan lesu di hari senin nan suram dan hujan ini.Sebuah perpaduan yang pas.

Sebenarnya hari ini adalah jadwal gue untuk harus ke cikarang lagi.Tradisi awal bulan.Begitulah teman-teman kerja gue menyebut rutinitas gue yang satu itu.Ke Cikarang memang seharusnya bisa menyenangkan,karena berarti gue bisa berangkat lebih siang dan pulang lebih awal dari hari biasanya,tugas gue hanya mengantarkan semua laporan dan sample lab,meeting,dan mengambil jatah uang operasional bulanan,setelah itu gue pasti diperbolehkan pulang,paling-paling jam 2 siang juga semuanya sudah rampung.Tapi masalahnya ke cikarang itu berarti gue harus rela bermacet-macet ria di sepanjang kalimalang,menjemukan dan cukup untuk melatih kesabaran.Hmm…namanya juga pekerjaan.
Kadang-kadang teringat beberapa tahun lalu saat gue masih menganggur dan sedang berusaha dengan kerasnya untuk mendapatkan pekerjaan,bahkan hampir putus asa dan memilih untuk pulang ke kampung halaman.Jakarta yang keras,Jakarta yang kejam pada saat itu tak memberi sedikitpun gue kesempatan dan ruang untuk menunjukkan bahwa gue punya kemampuan.Keyakinan bahwa “Tuhan tidak buta”lah yang membawa gue akhirnya sampai disini,memang gue belum menjadi apa-apa dan masih juga bukan siapa-siapa,tapi apa yang gue dapatkan sekarang adalah lebih daripada yang pernah gue harapkan dulu pada saat gue sedang berjuang keras untuk merubah status gue dari “pengangguran” menjadi seorang “karyawan”.Terima kasih Tuhan.

Sekali lagi….Gue seharusnya bisa lebih bersyukur !!!

Hujan diluar membawa hawa dingin kedalam ruangan gue,begitu kontras dengan udara siang tadi yang menyengat,panas dan berdebu.
Gue suka hujan,lebih tepatnya gue suka udara pada saat selesai hujan.Bersih,sejuk dan ga berdebu,yah..walaupun becek dimana-mana,tapi entah kenapa gue selalu menyukai keadaan setelah hujan.Jika hujan selesai pada sore hari,biasanya gue senang bgt berkeliling mengendarai sepeda motor,ga perduli tuh motor jadi kotor atau bagian bawah celana gue terkena percikan tanah yang basah,berada diatas motor pada saat-saat seperti itu bagi gue selalu membawa kedamaian.Jika lelah,gue selalu mencari tukang bakso yang mangkal di pinggir jalan, singgah dan menikmatinya di udara terbuka,betapa nikmatnya!!What a beautiful life..!!

Dan sekarang,sudah tepat jam 5 sore.Gue menengok keluar,hujan sudah reda.Matahari juga sudah mulai memancarkan sinarnya walau masih malu-malu,cukuplah untuk membuat sore ini jadi lebih hidup.Pekerjaan gue juga sudah selesai dan akan sangat disayangkan jika gue membiarkan sore yang indah ini berlalu begitu saja.Inilah saat-saat indah jika sedang sendiri,dan gue ingin menikmatinya.

Abang Tukang Bakso….I’m Comiiiiiiiiing!!!!!!