Sabtu, 31 Januari 2009

Kangen manado ehhhh......

Nintau kyapa stow dapa inga skali Pulang ka Kotamobagu....


Rabu, 28 Januari 2009

To My Best Friend

Gue ingin kesana lagi,ke rumahnya,rumah yang sudah hampir seminggu ini gue berada disana sepulang kerja,gue begitu nyaman disana,merasakan indahnya bercanda dan tertawa,kadang-kadang gue bawa dvd dari rumah dan nonton bersama,ketika gue sakit dia dengan tulusnya menyediakan gue obat dan memaksa gue untuk meminumnya,hmmm…begitu perhatiannya ,sebenarnya wanita seperti inilah yang harus gue punya,yang harus gue jaga.Tapi sampai detik ini gue ga ngerasain apa-apa,ga ada chemistry sedikitpun yang tercipta,bahkan tak terdorong sedikitpun untuk sekedar menggenggam tangannya bila dia sedang disamping gue,rasa itu tak ada.
Sekali gue pernah mencoba untuk sengaja “memaksa”rasa itu keluar,dengan sengaja membiarkan lengannya memeluk gue dari belakang,menerima satu atau dua suap makanan dari sendok yang memang sengaja diarahkan ke mulut gue,membiarkan dia berbisik mesra di dekat telinga gue,dengan kata-kata yang seharusnya bisa membahagiakan,tapi tetap tak bisa,perasaan itu tak bisa keluar,tak bisa dipaksakan.

Sejujurnya gue juga sedih melihat dia,gue tau dia memang kesepian,gue tau dia memang butuh kasih sayang,seperti juga yang terjadi dalam diri gue,ada begitu banyak laki-laki yang mencoba mendekatinya karena memang dia begitu menarik, begitu memesona,dengan senyumnya yang khas dan tatapannya yang menyejukkan tapi belum ada satupun yang bisa meluluhkan hatinya,masih tetap membeku seperti batu es yang selalu setia pada bentuknya ketika tersimpan dalam suhu yang memang membekukan.

Aneh,tapi kenapa gue selalu ingin ada di dekatnya,setidaknya bisa melihatnya,menyanyikan beberapa lagu kesukaannya lalu kemudian kita bisa berjam-jam bercerita,seperti dalam sebuah rapat paripurna,begitu nyaman,begitu menentramkan saat ada disampingnya,hanya saja…gue tau rasa nyaman ini hanya berujung pada batas sebagai seorang teman,dan kalu bisa Gue ingin menjadikannya sahabat,bukan kekasih,pacar,atau apapun namanya itu yang mempunya arti kedekatan khusus,tak ada niat sedikitpun untuk itu,dan jika bisa guepun ingin agar dia menginginkan hal yang sama.
Tapi gue ga melihat itu dalam dirinya,ada semacam keinginan lebih yang bisa gue tangkap dari gerak-geriknya,cara bicaranya,dari sorot matanya serta tingkah lakunya,Ahh..semoga saja ini hanya perasaan GR seorang laki-laki yang memang sedang membutuhkan kasih sayang dari seseorang,walau kenyataannya orang itu bukan dia,karena sekali lagi tak ada perasaan apa-apa,…tak ada!!

Gue ingin kesana lagi malam ini,kembali ingin merasakan kenyamanan bersama seseorang yang selama ini telah hilang,semoga dia juga sedang menantikan gue,seperti isi SMS yang belum lama dikirimnya
Tmenin aku donk,BT nih…Cuma kamu yang bisa bikin BT aku ilang,kesini yach…”.
Gue sudah selesai mandi,dan malah sudah rapi..ketika gue ingin melangkahkan kaki,tiba-tiba melintas sebuah pertanyaan dalam diri
“Apakah kamu yakin mau ke rumahnya malam ini??”.
Langkah guepun terhenti,gue ingin bertanya lagi apakah gue memang yakin mau kerumahnya saat ini??sejenak gue menghayati,terdiam dan kembali merenungi,gue takut jika kedatangan gue disalah artikan sebagai sebuah harapan bahwa nanti gue akan menghadiahkannya sebuah hubungan,ahh…gue ga mau menyakitinya lebih dalam,dia sudah terluka sebelumnya karena disakiti oleh mantan kekasihnya,dan itu belum lama,baru menginjak 4 bulan,apakah gue harus membiarkan dia terluka lagi??Tak akan,tak akan gue biarkan dia terluka lagi.Gue membuka lagi sepatu yang sudah gue kenakan,gue lepas lagi jaket yang sudah menempel di badan,biarlah saat ini dia sedih karena gue tak datang,dan semoga besok serta besoknya lagi saat gue tak bisa datang lagi menemani,dia akan lebih bisa paham dan menerima bahwa gue hanya ingin menjadikan dia sebagai teman,ya teman…tak lebih!!biarkan nanti waktu yang akan memberi bukti dan gue akan datang lagi setelah dia benar-benar mengerti bahwa menjadi seorang teman memang akan lebih berarti daripada seorang kekasih..

Maaf yach…aku ga bisa datang malam ini,dan mungkin juga seterusnya

Option

Send

Sending Text Message

Delivered : My Best Friend


Selasa, 27 Januari 2009

FUCK


Film Slumdog Millionaire



Film ini baru saja memenangi Penghargaan Golden Globe 2009, sebagai Film Terbaik. Seberapa bagusnya sih Film ini, sehingga bisa menjuarai Penghargaan Film Terbaik. Sebelumnya Film ini berhasil merajai Festival Film Toronto, bulan September 2008 kemarin.
Slumdog Millionaire sepertinya memang sangat bagus untuk ditonton. Film ini menceritakan realita kehidupan masyarakat kecil. Bagaimana perjuangan seorang rakyat kecil mencari cinta dan upaya memperbaiki taraf hidupnya. Walaupun film ini menceritakan kehidupan rakyat kecil di negara India, tapi realita kehidupan dalam film ini juga sangat banyak kita lihat di negara Indonesia ini. Miskin, kumuh, kehidupan yang keras, terzolimi dan mimpi-mimpi yang tak pasti.

Sinopsisnya:

Starring: Dev Patel, Irrfan Khan, Anil Kapoor, Madhur Mittal, Freida Pinto

Director: Danny Boyle

“Cerita tentang Jamal Malik (Patel), seorang anak yatim berumur 18 tahun yang berasal dari daerah kumuh Mumbai, yang mengalami pengalaman terbesar dalam hidupnya. Dengan ditonton seluruh bangsa, dia hanya tinggal menjawab satu pertanyaan untuk memenangkan 20 juta rupees India dalam acara “Who Wants To Be A Millionaire?”

Tetapi ketika acara tersebut berhenti untuk istirahat, polisi menangkap dia karena curiga akan adanya kecurangan; bagaimana anak sekecil ini mengetahui begitu banyak? Putus asa untuk membuktikan ketidak bersalahannya, Jamal menceritakan tentang kehidupnya di rumah-rumah gubuk di mana ia dan saudaranya dibesarkan, petualangan mereka di jalan, bertarung dengan preman, dan Latika (Pinto), gadis yang dia kasihi dan telah hilang. Setiap bagian dari cerita itu menguak kunci jawaban ke salah satu dari pertanyaan permainan kuis tersebut.

Setiap bagian dari cerita jamal menunjukkan darimana dia belajar untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan kuis yang nampaknya mustahil. Tetapi tetap menjadi satu pertanyaan adalah: apakah ini anak muda yang tidak mempunyai tujuan yang jelas untuk harta benar-benar mengikuti kuis ini? Ketika hari dimana kuis tersebut tayang kembali dan Jamal kembali untuk menjawab pertanyaan terakhir, Inspektur dan enam puluh juta pemirsa akan mengetahui.

Inti cerita dari film ini adalah tentang bagaimana setiap orang mencari hidup dan cintanya

Selasa, 20 Januari 2009

Hujan tidak pernah enggan untuk turun membasahi bumi,di benaknya tersimpan beribu kerinduan untuk selalu menjatuhkan dirinya ke tanah yang kerontang.Ia hanya tak rela berpisah dengan awan,sesuatu yang membuatnya tiada menjadi ada dan ada menjadi tiada,sesuatu yang menjadikannya tempat berlindung dalam peraduan semesta yang menjadi singgasana mereka.Hingga saat bumi memanggilnya,ia begitu ingin mentari datang untuk menjemputnya kembali agar bisa bersama-sama sang awan yang memang selalu ada untuk menantinya.


Status YM

Sabtu, 17 Januari 2009

Tuhan......Peace yach!!!

Hampir tak ada kata-kata lagi yang bisa gue ungkapkan tentang diri gue,hidup ini kaya keilangan warna aslilnya,pudar,tak lagi memancarkan cahaya elok yang menyejukkan pandangan.

Gue belum jatuh,hanya berada di tepian jurang dengan tubuh yang oleng,bahkan dengan burung kecil yang bertengger diatas kepalapun bisa membuat gue terjerembab mencium dasar jurang,dan seketika terbangun dikelilingi oleh para malaikat berjubah putih yang siap dengan cambuk diiringi tatapan mereka yang haus akan orang-orang kaya gue,siap mencabik-cabik tubuh gue yang ringkih dan melemparkannya ke dalam bara api yang begitu panas menyala.

Seperti Tahun sebelumnya,gue masih disini,dengan segala tingkah dan pola yang kurang lebih sama,yaaah…..dan ternyata gue masih tetap sama dengan gue yang sebelumnya.H ingga disaat orang lain terlalu berani membuat resolusi,gue hanya berani duduk meringkuk,seperti macan kehilangan cakar serta taringnya lalu kelaparan.Apakah memang gue pantas disebut pecundang??Gue bahkan tak berani berjanji sama diri gue sendiri untuk menjadi lebih baik lagi,gue hanya bisa berjanji kepada orang-orang yang tidak pernah tahu akan kesusahan-kesusahan yang sedang gue alami,kepada mereka yang dalam hidupnya selalu mudah,selalu terpenuhi segala keinginannya.

Membiarkan segalanya mengalir bagai air juga tak baik,cara itu sudah gue tempuh,dan aliran itu justru membawa gue hulu,tak bergerak maju.Shit!!!kenapa bisa kaya gini,disaat orang lain seperti dengan mudahnya bisa mencapai apa yang mereka inginkan??Lo ga tidur kan,Tuhan???Lo ngeliat gue kaya gini kan,Tuhan???Apakah gue harus selalu melihat orang-orang disekitar gue yang lebih menderita agar gue bisa merasa bahwa gue masih sedikit lebih beruntung dari mereka??Lalu bagaimana dengan orang orang yang sudah Lo limpahin rezeki yang tak terputus??dengan kenikmatan yang seolah sudah selayaknya mereka dapatkan??bukankah banyak diantara mereka yang jauh lebih bejat,lebih jahat bahkan lebih jahanam dari gue??

Maafin gue Tuhan,itu cuma keluhan,dan itu ada karena gue selalu percaya bahwa Lo ada,Lo selalu stand by sepanjang waktu mengawasi semua hamba-hamba Lo,termasuk gue yang sampe saat ini masih ga jelas kaya gini,sekali lagi maafin gue yah Tuhan……!!.

-Peace!!!!


SELAMAT DATANG TAHUN 2009

SEMOGA SEMUANYA BISA LEBIH BAIK DARI TAHUN KEMAREN....(LHO,HAMPIR 3 MINGGU BERLALU BARU NYADAR KALO DAH 2009,WAKAKAKAKAK!!)