“Kehilangan karena terlalu takut kehilangan” dan itupun terjadi,ironis memang tapi mau ga mau harus gue hadapi.
Pagi ini langkah gue menjadi begitu berat,seperti orang yang kehilangan selera hidup,perubahan ini begitu cepat dan gue belum siap menghadapi,penyesalan itu datang bertubi-tubi,masuk melalui liang-liang kepala,merasuki setiap pori-pori otak gue dan mengendap di dalamnya,Oh betapa bodohnya gue membiarkan ketidak sabaran menguasai gue,membiarkan gue tak terkontrol,lepas,all out dalam pelampiasan kekesalan hanya karena persoalan sepele yang sebenarnya tak perlu jadi sebesar dan separah ini.walau semuanya masih terlalu dini untuk menghakimi dengan mengatakan bahwa sikap gue jauh dari dewasa,apa dia ga pernah tau bagaimana rasanya tersiksa oleh cinta yang sudah mengakar dan menghadirkan rindu yang tak terperikan???Itulah cinta tai kucing yang akhirnya membuat hal rasional jadi tampak irasional,membuat otak tidak bisa berpikir jernih,melumpuhkan otak kiri dan perlahan membunuh logika,ahh…gue aja yang terlalu bego mau dikuasai oleh hal tai kucing demikian itu!!!
Dan sekarang jadilah gue seorang ivan yang jomblo lagi,yang kehilangan kasih sayang dari seseorang lagi.,dan saat ini bukan perkara mudah lagi untuk jatuh cinta,jatuh cinta adalah hal mudah tapi sekaligus tersulit yang pernah gue alamin,ia membutuhkan banyak komposisi rasa untuk bisa hidup dan terus hidup dan komposisi itu harus seimbang agar menghasilkan sebuah hubungan yang eksistensinya bisa dipertanggung jawabkan,padahal bagian tersulitnya justru menyeimbangkan itu,menyeimbangkan kedua sifat yang pasti berbeda,menyatukan visi dan misi,saling ini saling itu dan banyak lagi biar keduanya menjadi sebuah kombinasi yang pas.
Inilah saatnya ketika gue dituntut lagi untuk harus sabar,dan masih dalam bulan puasa ini gue terus memperbaiki itu,gue ngerasa dah gagal dalam ngelatih kesabaran.Kemana semua amalan-amalan selama ini??bukankah sabar adalah esensi penting dalam mencapai RidhoNya di bulan yang penuh berkah ini??”Ya Allah…jika ini adalah merupakan cobaan bagi hamba maka kuatkanlah hati hamba dan bukakanlah pintu hatinya,tapi jika ini adalah balasan dari apa-apa yang pernah hamba lakukan dimasa lalu maka hamba ikhlas,hamba bersujud memohon petunjukMu…..”
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar