Seseorang yang baru mengenal cinta akan mengartikan cinta adalah sejuta harapan dengan sejuta keindahan, ia bagai pelangi; indah dengan keelokan aneka warnanya. Seseorang yang lama dalam sebuah jalinan cinta akan mengartikan cinta adalah kesetiaan, pengorbanan dan saling pengertian.
Seseorang yang tambal sulam dalam cinta akan mengartikan cinta adalah proses alam yang bersifat biasa. Persis seperti pergantian siang dan malam, matahari terbit diufuk timur dan tenggelam diufuk barat.
Seorang yang
Pandangan tentu akan berbeda ketika :
Seseorang yang habis di "embargo" dalam cinta tentu akan mengartikan cinta adalah egois, tidak berperasaan dan mau menang sendiri.
Seseorang yang ditigakan (kalau diduakan kayaknya sudah kadaluarsa deh, ….) akan mengatakan cinta adalah kemunafikan dan dahaga yang tak pernah terpuaskan.
Seseorang yang penakut mengatakan cinta akan jauh lebih abadi dan tidak beresiko jika tidak pernah terucap.
Seseorang yang menunggu dalam cinta akan mengatakan cinta adalah sebuah penantian dan kesabaran.
Seseorang pelacur akan mengartikan cinta adalah uang dan materi lain yang harus diraup sebanyak-banyaknya.
Om-om akan mengartikan cinta adalah kenikmatan daun-daun muda yang dihasilkan dari sebuah transaksi.
Tante-tante akan mengartikan cinta adalah keperkasaan yang terbeli.
Playboy bokek akan mengartikan cinta adalah pengorbanan sekecil-kecilnya untuk meraih kenikmatan sebesar-besarnya.
Dan, kta Pak Haji, “cinta hanyalah berhala yang kalian sembah-sembah”
Dan mungkin cinta juga akan berbeda dalam pandangan Lo pade!
Tapi menurut pandangan gue, “cinta itu ibarat kentut”. Ia datang secara tiba-tiba dan susah diajak kompromi, ia dibenci oleh orang lain, ia membuat malu, ia penuh resiko, ia cepat menyebar melintasi sekat-sekat yang ada, ia mampu menarik perhatian orang lain, ia harus dirahasiakan sebisa mungkin, ia adalah misteri yang susah diungkap (kecuali kalau hanya dua orang ……), ia bersifat pribadi walau kemudian dikonsumsi secara umum, ia susah difahami oleh orang lain.
Tetapi yang sering kali terlupakan ia adalah sebuah proses alamiah, ia tidak dapat dihindari kecuali bagi orang-orang yang dipertanyakan keabsahannya (nggak normal), ia adalah kebutuhan, ia membuat sakit perut ketika tidak disalurkan, tapi ketika disalurkan ia seringkali dijadikan objek cacian
Saran gue, kentutlah dengan baik, tempatkan dengan baik, strategikan dengan baik, cari target yang baik yang bisa memahami bahwa itu adalah anugerah, ia adalah kebutuhan primer bagi mahluk hidup dan termasuk dalam hak asasi manusia, aturlah ritmenya agar terdengar lebih baik, buatlah apologi peten sebagai persiapan untuk menangkis hal-hal terjadi kemudian, fahami benar managemen konflik jika sewaktu-waktu dibutuhkan dan terakhir…siapkan langkah anda untuk menghindari segala macam benda yang mungkin terbang

Tidak ada komentar:
Posting Komentar